Selamat Datang Di

Tampilkan postingan dengan label pkk. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label pkk. Tampilkan semua postingan


Puluhan petugas jumantik di RW 10 Semper Barat, Cilincing setiap jum,at dan minggu menggelar kegiatan PSN dan aksi bersih-bersih dengan mengajak peran serta ibu-ibu untuk mendukungnya. Pasalnya peran ibu-ibu inilah yang bisa memotivasi dalam menciptakan lingkungannya tetap bersih dan sehat, dan mereka selalu ada ditempat "Kita ingin wilayah ini bebas dari jentik nyamuk, terutama dalam musim pancaroba sekarang ini, makanya aksi bersih dan PSN salah satu kegiatan rutin kami" ujar Dilla 34, salah seorang warga yang ikut mendukung aksi PSN ini.

Fredi Setiawan Lurah Semper Barat menegaskan, upaya dan dukungan warga untuk menciptakan lingkungan bersih dan sehat sudah merupakan program kelurahan untuk mendukungnya. Iapun berterima kasih karena dukungan para ibu, apalagi kelurahan Semper Barat saat ini terus berbenah diri untuk ikut lomba kelurahan tingkat nasional.





Prestasi Kelurahan Semper Barat menjadi duta DKI Jakarta ikut lomba Kelurahan tingkat Nasional patut didukung oleh semua pihak. Apalagi prestasi yang diraih tidaklah mudah, karena harus bersaing dengan 267 kelurahan di DKI Jakarta. Karena itu warga RW 5 Semper Barat, sebagai kawasannya akan terus mendukung. Seperti menggencarkan kepedulian lingkungan seperti rutinitas dengan PSN, memanfaatkan Pos Pelayanan Terpadu untuk sarana komunikasi warga serta pemantauan terhadap kesehatan lingkungan.

H Mukhtar Ketua RW 5 menjelaskan, sekarang ini puluhan kader Posyandu bersama jumantik untuk mendukung program PSN dan peduli kesehatan lingkungan akan menggandeng peran ibu-ibu maupun remaja perempuan sebagai ujung tombaknya. Tanpa kerjasama dan kepedulian lingkungan tidak akan tercapai.

"Saat ini ada 16 kader jumantik dan 10 kader posyandu di RW 5 yang bertugas di masyarakat.Kader inilah yang berupaya menggandeng kaum ibu untuk gencarkan PSN" ujar HM Mukhtar

Kawasan RW 5 merupakan kawasan padat penduduk, yang di keliling  15 RT. Dan termasuk kawasan rawan banjir saat hujan turun. Karena itu kepedulian lingkungan agar sehat dan bebas dari penyakit, peran serta PKK,Posyandu dan petugas jumantik sangat dibutuhkan masyarakat.

"PSN dan sosialisasi lingkungan sehat kita imbaukan setiap PSN di pos pelayanan terpadu ini" kata Ice salah satu kader Posyandu.






Kesibukan ibu-ibu PKK belajar mengajar anak usia dini didirikan Ketua RW 1 H. Najamudin, dirumahnya. Sekolah ini dikenal Bina Keluarga Balita(BKB) dan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) yang didirikan tahun 2008. Sampai sekarang muridnya bertambah terus Karena memang tidak dipungut biaya alias gratis. Apalagi bagi anak yang akan masuk sekolah harus bisa membaca,sehingga banyak yang mendaftar.”Waktu pertama sih masih sedikit tetapi lama-lama bertambah” Kata R Marlina Sari , Kepsek BKB PAUD di kantornya, kemarin.
Anak-anak yang sekolah tak hanya dari RW 1 tetapi banyak dari wilayah lain.Maklum,disekitar sekolah selain jarang anak balita juga rata-rata ekonominya menengah ke atas “Memang kalau dikomplek sini enggak ada yang masuk untuk belajar bermain.Tetapi dari RW lain terutama orang-orang yang tak mampu banyak sekali” jelas Marlina.

Butuh Bantuan
Tidak ada pungutan membuat sekolah kekurangan sarana penunjang.Padahal sekiolah sangat memerlukan peralatan bermain dan fasilitas peragaan lainnya yang diperlukan anak-anak.Sekolah butuh bantuan,tetapi sulit untuk mendapatkannya” ucap Marlina. Tahun lalu pernah mendapatkan bantuan dari Pelindo II Rp 1.250.000 dalam setahun,namun kini sudah tidak ada lagi. Padahal uang sumbangan itu selain untuk membeli keperluan sekolah juga diberikan kepada lima pengajar.”yaa kalau ada lima guru uang bantuan segitu harus di bagi lima,jadi setiap orang kebagian berapa”
Meski demikian Marlina tetap mengharapkan bantuan yang peduli pendidikan karena sekolah ini untuk anak-anak yang ekonominya susah.”Kami pernah minta bantuan ke Diknas tetapi hanya janji-janji saja,sampai sekarang engga ada realisasinya.Akhirnya saya pasrah kepada Allah kalau ada yang membantu yaa syukur kalau engga ada yaa nanti Tuhan pasti akan membalasnya” ujarnya.
Sebelumnya dirinya memang tidak mempunyai latar belakang pendidik, lantaran karena kebutuhan di lingkungannya memerlukan akhirnya menekuni dengan baik.”Yang penting bisa di bawa senang” kata anak pertama dari empat bersaudara itu.
Sebelumnya dalam penerimaan murid, di BKB PAUD setiap bulan atau minggu. Sekarang menjadi setengah tahun bahkan setahun sekali.Karena berpengaruh pada program siswanya. (Poskota)



Semper Barat-KADER PKK (Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga) RW 5 dan RW 4 melakukan program rutin PSN tiap jumat pagi diwilayahnya masing-masing. Di RW 5 Semper Barat sekitar 35 kader PKK dibantu para petugas jumantik melakukan sosialisasi tentang DBD,pemberian abate dan pentingnya pelaksanaan 3M (Menguras, Menutup dan Mengubur) sebagai upaya pemberantasan sarang nyamuk.

Begitu juga di wilayah RW 4 Semper Barat. Pelaksanaan PSN dilakukan par kader PKK dan petugas jumantiknya dengan melakukan 3M bersama kaum ibu.

"Selain memberikan abate, pelaksanaan 3M sangat efektif untuk memberantas jentik nyamuk aedes aegepty" kata Ice salah seorang kader PKK RW 5 Semper Barat.

Sementara itu, Poni Fredi Setiawan Ketua PKK Kel Semper Barat menjelaskan, kegiatan PSN merupakan program Pemda DKI Jakarta dalam memerangi dan memberantas nyamuk demam berdarah. Peran serta kader PKK maupun petugas jumantik jadi ujung tombak di wilayah sangatlah efektif untuk mengajak peran serta ibu rumah tangga peduli dengan lingkungannya.

"Baik PKK maupun petugas jumantik harus bisa saling bekerjasama, karena merekalah yang mengetahui persis wilayah-wilayah mana yang memang rawan terjadinya DBD tersebut" ujarnya.

Foto Gallery

Penggemar

Kritik dan Saran

Sampaikan saran dan kritik anda melalui email di semperbarat@gmail.com